16/02/12

Pembelajaran Terpadu


A.    Ciri-ciri pembelajaran terpadu antara lain:
a.       Berpusat pada peserta didik (student centered).
b.      Memberi pengalaman langsung kepada peserta didik.
c.       Pemisahan antara bidang studi tidak begitu jelas.
d.      Menyajikan konsep dari berbagai bidang studi dalam suatu proses pembelajaran.
e.       Bersifat luwes.
f.       Hasil pembelajaran dapat berkembang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
B.     Kelebihan-kelebihan pembelajaran terpadu:
a.       Pengalaman dan kegiatan belajar peserta didik akan relevan dengan tingkat perkembangan peserta didik karena materi pelajaran dekat dengan kehidupan peserta didik sehingga peserta didik dengan mudah memahami sekaligus melakukannya.
b.      Kegiatan yang dipilih dengan dan bertolak dari minat dan kebutuhan.
c.       Seluruh kegiatan belajar lebih bermakna bagi peserta didik sehingga hasil belajar akan dapat bertahan lebih lama.
d.      Pembelajaran Terpadu menumbuhkembangkan keterampilan berpikir peserta didik.
e.       Menyajikan kegiatan yang bersifat pragmatis sesuai dengan permasalahan yang sering ditemui dalam lingkungan peserta didik.
f.       Dengan bekerja dalam kelompok, peserta didik juga dapat mengembangkan kemampuan belajarnya dalam aspek afektif dan psikomotorik, selain aspek kognitif. Selain itu juga dapat menumbuhkan keterampilan sosial peserta didik, seperti kerja sama, toleransi, komunikasi dan menghargai gagasan orang lain.
g.      Peserta didik dapat dengan mudah mengaitkan hubungan materi pelajaran di mata pelajaran yang satu dengan mata pelajaran lainnya.
C.     Kelemahan pembelajaran terpadu
1.      Aspek Guru
Guru harus berwawasan luas, memiliki kreativitas tinggi, keterampilan metodologis yang handal, rasa percaya diri yang tinggi dan berani mengemas dan mengembangkan materi. Secara akademik, guru dituntut untuk terus menggali informasi ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan materi yang akan diajarkan dan banyak membaca buku agar penguasaan bahan ajar tidak terfokus pada bidang kajian tertentu saja.
2.      Aspek Peserta Didik
Pembelajaran terpadu memerlukan bahan bacaan atau sumber informasi yang cukup banyak dan bervariasi, mungkin juga fasilitas internet. Semua ini akan menunjang, memperkaya, dan mempermudah pengembangan wawasan. Bila sarana ini tidak dipenuhi, maka penerapan pembelajaran terpadu juga akan terlambat.
3.      Aspek Kurikulum
Kurikulum harus luwes, berorientasi pada pencapaian ketuntasan pemahaman peserta didik (bukan pada pencapaian target penyampaian materi). Guru perlu diberi kewenangan dalam mengembangkan materi, metode, penilaian keberhasilan pembelajaran peserta didik.
4.      Aspek Penilaian
Pembelajaran terpadu memerlukan cara penilaian yang menyeluruh (komprehensif), yaitu menetapkan keberhasilan belajar peserta didik dari beberapa bidang kajian terkait yang dipadukan.
5.      Aspek Suasana Pembelajaran
Pembelajaran terpadu berkecenderungan mengutamakan salah satu bidang kajian dan ‘tenggelam’nya bidang kajian lain. Dengan kata lain, pada saat mengerjakan sebuah tema, maka guru berkecenderungan menekankan atau mengutamakan substansi gabungan tersebut sesuai dengan pemahaman, selera, dan latar belakang pendidikan guru itu sendiri.


DAFTAR PUSTAKA

Atha. 2011. Ciri-ciri dan Kelebihan Pembelajaran Terpadu. [Online]. Tersedia: http://athaanakcerdas.blogspot.com/2011/12/ciri-ciri-dan-kelebihan-pembelajaran.html 15/02/2012 23.00 WIB
Kasim, Meilani. 2011. Makalah Pembelajaran Terpadu. [Online]. Tersedia: http://meilanikasim.wordpress.com/2011/04/20/makalah-pembelajaran-terpadu/ 16/02/2012 03.00 WIB
R, Fatoni H. 2010. Kelebihan dn Kekurangan Pembelajaran Terpadu. [Online]. Tersedia: http://fatonipgsd071644221.wordpress.com/2010/04/26/kelebihan-dan-kekurangan-pembelajaran-terpadu/ 16/02/2012 02.30 WIB

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar